Sejarah Pantai Banyu Anjlok
Kata "Banyu Anjlok" merupakan sebuah nama yang diambil dari kosa kata bahasa Jawa, yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti Air yang Jatuh (Banyu=Air) dan (Anjlok=Jatuh). Pantai Banyu Anjlok Malang ini menjadi salah satu dari sekian banyak pantai berpanorama indah dan memesona mata yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Keindahan Pantai Banyu Anjlok
Yang membuat Pantai Banyu Anjlok ini menjadi istimewa adalah pada Pantai Banyu Anjlok terdapat sebuah air terjun yang menghadap langsung ke lautan lepas.
Jadi, jika teman-teman yang hobi traveling bisa langsung menikmati dua wisata sekaligus pada saat berkunjung ke Pantai Banyu Anjlok Malang, yaitu objek wisata air terjun dan objek wisata pantai.
Pasir di wisata pantai Banyu Anjlok Malang ini sangat halus dan berwarna coklat serta dikelilingi tebing-tebing bebatuan berwarna kehitam-hitaman.
Lokasi Pantai
Jarak dari pusat kota Malang kurang lebih memakan waktu 4 jam perjalanan menuju ke Air Terjun Banyu Anjlok. Letak Pantai Banyu Anjlok ini berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Rute Menuju Pantai
Rute ke tempat wisata dipenuhi dengan trek berliku-liku serta terdapat belokan tajam juga senantiasa menjadi tantangan dalam perjalanan nantinya. Juga indahnya pemandangan alam pegunungan selalu menghiasi perjalanan anda dengan banyaknya pepohonan tinggi serta anda dapat melihat tingginya gunung Semeru pada waktu di jalan. Asyik, bukan?? ^_^
Jika kita menggunakan GPS dari Android kita bisa mencari lokasi wisata Pantai Lenggoksono agar lebih mudah. Sebelum menuju Pantai Banyu Anjlok Malang, kita akan melewati wisata Pantai Lenggoksono. Di tempat itu, kita diharuskan membeli karcis masuk dan juga biaya parkir kendaraan.
Sebenarnya ada dua rute atau jalur yang bisa kita tempuh dari Pantai Lenggoksono menuju tempat tersebut, pertama melalui jalur laut yaitu menggunakan perahu. Rute ini anda dapat melewati dua buah tempat wisata lain, yaitu Pantai Bolu-bolu dan Kletekan, tempat melakukan penyelaman (di pos tiket para wisatawan bisa menyewa peralatan snorkling).
Jika anda melalui jalur darat, maka rute ini mengharuskan anda mempunyai tenaga ekstra. Karena jalan yang kita lalui akan benar-benar ekstrem. Dan perlu diingat, bahwa untuk rute kedua berikut tidak bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda empat. Karena jalan tersebut hanyalah sebuah jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua saja. Atau paling parah anda diharuskan trekking
Namun, kebanyakan para wisatawan akan memilih jalur yang pertama karena demi keamanan serta kenyamanan. Dan juga, dengan menggunakan alternatif pertama kita bisa merasakan pantai Bolu-bolu dan Kletekan.













